Selasa, 02 Juli 2013

Safari Ramadhan

Hanya dalam hitungan hari kita akan menyambut bulan suci ramadhan, bulan yang penuh berkah, bulan pengampunan, bulan yang sangat ditunggu-tunggu oleh seluruh umat islam di dunia. Benar begitu bukan? Tahun ini saya memutuskan untuk menjalankan ibadah puasa di bulan suci ini dengan cara yang sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Ya, sedikit berbeda, karena harus saya akui selama beberapa tahun terakhir ini, saya menjalani ibadah puasa ini hanya semata-mata kewajiban saja, iyaa, saya tetap menjalankan ibadah puasa, tetap melaksanakan solat tarawih, sedekah, dan sebagainya. Tetapi, saya melewatkan esensi dari bulan suci ramadhan ini, tanpa saya sadari jiwa dan batin saya tidak tersentuh, entahlah, apakah saya harus menyalahkan kesibukan kuliah sambil bekerja atau memang sayanya saja yang membuatnya jadi seperti itu.

Ok, apakah yang akan menjadikan bulan suci ramadhan kali ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya? Saat ini saya sedang dalam masa-masa ingin mempelajari Agama saya dengan sebenar-benarnya. Yaa, dengan sebenar-benarnya, karena jujur saja saat ini saya tidak tahu, kepada siapa saya harus mempelajari agama dengan baik dan benar? Apakah Ustadz A atau Ustadz B? apakah pengajian A atau pengajian B? atau saya harus seperti ibu saya yang memilih untuk mengenyam bangku pendidikan kuliah demi mempelajari Islam yang baik dan benar? Apakah saya tidak bisa mempelajari Agama saya melalui penalaran dan logika saya saja?

Akhirnya saya memutuskan, saya akan membiarkan logika berpikir saya yang akan menuntun saya dalam menyelami Agama saya. Langkah pertama yang saya lakukan adalah membaca lagi Al-Quran dengan disertai terjemahan, yaa saya coba memahami makna tersurat dari ayat-ayat Al-Quran tersebut. memang, saya bukan ahli kitab, tetapi saya akan berusaha mempelajari Al Quran dari pemahaman saya terlebih dahulu, bukannya Allah memberikan kita kemampuan untuk berpikir bukan? Jadi ketika saya akan berdiskusi dengan seorang Ustadz atau ahli agama, saya sudah memiliki dasar pemahaman Al-Quran. Mungkin, keputusan saya untuk mempelajari Agama saya ini akan menghabiskan waktu yang lama, tetapi tidak menjadi masalah bagi saya.

Kemudian, dalam kesempatan bulan suci ramadhan kali ini, saya ingin mempelajari jejak-jejak masuknya islam di Indonesia, tapi tampaknya akan sulit bagi saya untuk menyusuri sejarah Islam di Indonesia. Kemudian saya akhirnya memutuskan, bahwa untuk tahun ini saya akan memulainya di Jakarta terlebih dahulu. Tidak banyak tempat yang akan saya kunjungi, hanya beberapa saja. Saya dan teman saya, yumi Insya Allah akan mengunjungi Masjid At-Tin (Rabu, 10 Juli 2013), Masjid Istiqlal (Rabu, 17 Juli 2013), Masjid Al Hakim (Rabu, 24 Juli 2013), Masjid Cut Meutia (Rabu, 31 Juli 2013) dan Masjid Al-Azhar (Sabtu, 20 Juli 2013). Memang sedikit sekali jumlah masjid yang akan kami kunjungi :p tetapi setidaknya kami sudah memulainya bukan? 

Dalam setiap kunjungan tersebut, Insya Allah saya akan menuangkan hasil perjalanan saya tersebut di blog saya, yang akan menceritakan latar belakang berdirinya masjid-masjid tersebut, aktivitas-aktivitas apa saja yang kami lakukan dan suasana berbuka puasa serta pelaksanaan ibadah solat di masjid-masjid tersebut, mungkin saja disertai selipan diskusi dengan pengurus masjid tersebut.


Tulisan ini dan tulisan-tulisan selanjutnya bukanlah untuk tujuan riya’ atau pamer, tetapi semata-mata sebagai rekam jejak saya sebagai seorang umat manusia yang sedang belajar untuk memahami ajaran-ajaran agamanya. :)

We may run, walk, stumble. drive, or fly, but let us never lose sight of the reason for the journey, or miss a chance to see a rainbow on the way.” 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar